"Digital Marketing Blog and Resource"
a-z-tutorial-mempersiapkan-dan-memasarkan-toko-online-anda

Di Online Shop | Oleh:

July 15, 2016

Dari A Sampai Z – Cara Mempersiapkan, Membangun Dan Mulai Memasarkan Toko Online Anda

Ini adalah Data Pengguna Internet di Indonesia hingga akhir tahun 2014.

pengguna internet graph

Data ini berasal dari rilis resmi Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Ada 88,1 Juta pengguna internet di Indonesia, atau 34,9% dari jumlah penduduk. Plus potensi pertumbuhan 10-15% setiap tahun.

Jumlah yang luar biasa besar, ini adalah “pasar “ untuk saat ini dan yang akan datang. Potensinya sangat sayang untuk di abaikan.

Inilah yang membuat banyak orang mulai tertarik berbisnis online. Mulai dari anak SMA hingga orang dewasa. Mulai dari perorangan, ukm hingga perusahaan besar.

Anda mungkin sudah banyak mendengar cerita sukses dan keberhasilan seseorang berjualan online. Kabar baiknya, Anda belum jauh tertinggal. Bahkan belum setengah penduduk indonesia terhubung ke Internet. Ini adalah saat yang tepat untuk Anda memulainya.

Untuk itulah Artikel ini dibuat, memberikan langkah demi langkah untuk menjadi panduan Anda dan usaha Anda untuk berjualan online.

Walau Anda adalah seorang pemula, asal berkeinginan kuat untuk belajar, semoga artikel ini dapat menjadi pegangan untuk Anda.

Mari kita mulai.

Fondasi Utama adalah Bisnis-nya

Euforia bisnis online yang menggebu-gebu terkadang membawa kita melupakan fondasi yang paling dasar.

“Online Marketing is a Part of Marketing”

Online marketing, Jualan Online, Bisnis Online, atau apapun namanya pada esensinya adalah memasarkan sebuah produk/jasa lewat media online. Dia adalah bagian dari proses marketing secara keseluruhan.

Tentu ada produk yang dipasarkan . Ada target market yang dituju.

Kalau Anda mau jadi online marketer yang sukses, tentu Anda juga harus menguasai ilmu ilmu marketing.
Contohnya dalam penentuan target market, Anda harus bisa mendefinisikan siapa target market, usia, jenis kelamin, lokasi, kebiasaan dan lain sebagainya.

Semakin bagus Anda mendefinisikan target market Anda, maka semakin mudah Anda “menembak” nya di online marketing.

Contoh lain dari segi produk yang Anda jual, apa nilai tambahnya dibanding kompetitor, apa keunggulannya, apakah harganya bisa bersaing, bagaimana kualitas produknya, apakah ada kekurangannya? dan lain sebagainya.

Semakin bagus Anda menguraikan keunggulan dan kelemahan produk, Maka Anda bisa menyusun copywriting yang tepat untuk disampaikan ke target market, sehingga dapat menghasilkan penjualan.

Yang ingin saya sampaikan adalah, sebelum anda terlalu jauh melangkah ke teknis jualan online. Mari gali lebih dalam ke bisnis Anda terlebih dahulu. Petakan terlebih dahulu.

  • Siapa target market produk Anda?
  • Jenis Kelamin, Range Usia, Lokasi, tempat mereka online?
  • Latar belakang pendidikan, pekerjaan, profesi mereka?
  • Apa keunggulan produk Anda dibanding kompetitor?
  • Nilai Lebih apa yang Anda tawarkan ke konsumen?
  • dan sebagainya…

Ini adalah hal yang SANGAT SANGAT PENTING untuk Anda lakukan.

Internet memang menjanjikan pertumbuhan yang cepat. Namun internet dapat juga dengan cepat membunuh bisnis Anda.

Jika produk Anda bagus dan disukai konsumen, maka penjualan anda akan tumbuh pesat. Sebaliknya, jika konsumen anda kecewa, maka berita negatif akan menyebar dengan cepat. Anda akan susah melanjutkan usaha Anda.

Untuk mencegah hal tersebut, pastikan bahwa anda mengerjakan PR Bisnis Anda terlebih dahulu.

 

Apa yang Mau (Bisa) Anda Jual Online?

Pada dasarnya, setiap usaha bisa dipasarkan secara online saat ini. Jika kita kategorikan secara sederhana, maka yang bisa dijual online adalah:

  • Produk Fisik , seperti, pakaian, makanan, minuman, buku dsb
  • Produk Digital, seperti, ebook, software, themes, video course dsb
  • Jasa, seperti jasa membuat logo, jasa penerjemah , jasa membuat web dsb.

Untuk jenis produk tertentu mungkin terdapat tantangan tersendiri, misalnya Anda memiliki produk lemari buku ukuran 3 x 4 meter. Dari segi ukuran sangat besar, sehingga Anda merasa mustahil untuk dipasarkan secara online karena kendala pengiriman ke pembeli.

Ternyata saat ini sudah banyak sekali toko online yang menjual barang jauh lebih besar dari ukuran lemari buku tersebut. Setiap tantangan ada solusinya. Ternyata bisa juga dipasarkan secara online.

Jika Anda sudah memiliki produk, maka Anda bisa langsung mempersiapkan produk Anda untuk dijual online.

Nah bagaimana untuk Anda yang belum memiliki produk?

Ya tenntu Anda harus menemukan Produk yang bisa anda jual.

Berikut tips yang mungkin bisa membantu Anda:

1. Jadi Produsen

Artinya Anda sebagai produsen/pembuat langsung dari suatu barang.
Contoh Anda menjahit dan membuat Celemek Karakter Lucu sendiri. Anda produksi dalam jumlah banyak kemudian Anda jual.

Pemilik brand adalah Anda sendiri, dan 100% keuntungan untukmu.
Saya masukkan disini juga jika anda adalah pembuat produk digital dan penjual jasa.

2. Jadi Agen/Reseller

Anda menjadi Agen/Reseller Resmi dari sebuah produk. Biasanya Anda diminta untuk membeli STOCK BARANG AWAL. Kadang juga disebut paket keagenan atau paket reseller.

Karena stock barang Anda miliki, maka Anda terlibat dalam proses pengiriman. Ada juga produsen yang meminta Biaya Keagenan/reseller di depan.

Keuntungan anda adalah selisih harga dari harga agen/reseller dengan harga jual bisa bervariasi, umumnya 10-40%.

3. Jadi Dropshippers

Jika Anda baru pertama kali mendengar istilah Dropshipping. Pada prinsipnya, dropship sama dengan Agen/Reseller.

Hanya saja, sebagai pelaku, kita tidak perlu beli/ambil barang dahulu. Kita hanya fokus pada aspek pemasaran saja. Jika ada pesanan, kita kontak Produsen, maka barang akan dikirimkan ke alamat pembeli, langsung dari produsen.

Biasanya Dropship tidak memerlukan modal awal (karena kita tidak beli barang produsen). Beberapa produsen yang sudah memiliki banyak agen hanya mensyaratkan data lengkap. Seperi fotocopy ktp, alamat dan rekening bank. Untuk keperluan validasi keaslian agen saja. Keuntungan yang didapat pun bervariasi.

Salah satu sumber supplier dropship adalah di forum penawaran kerjasama di kaskus.

4. Jadi Mitra Bisnis Online

Ini adalah istilah yang saya tulis sendiri, anda boleh memakai istilah lain.
Disini Anda mencari produsen atau pemilik barang/jasa yang TIDAK memiliki toko online, dan BELUM melakukan kegiatan jualan online.

Yang anda lakukan adalah menawarkan diri anda sebagai Mitra Kerja yang memfokuskan diri memasarkan produk via internet.

Anda juga dapat mengikat dengan exclusive agreement, dimana hanya anda seorang yang menjadi agen pemasar di internet. Soal pembagian keuntungan, anda bisa bernegosiasi, mau beli putus atau bagi hasil.

Contoh Mitra Bisnis Online ini saya lakukan sendiri dulu ketika awal berkenalan dengan dunia jualan online.

Di kota tempat saya tinggal yaitu Palembang, ada banyak penjual pempek yang enak, meskipun tokonya adalah warung kecil dan sederhana. Soal rasa, bahkan saya bilang lebih enak dibanding merk-merk pempek yang telah anda kenal di Indonesia. Para pemilik toko tentu belum menyadari pasar online.

Nah, berdasarkan riset yang saya lakukan. Saya mengetahui bahwa permintaan pempek via internet juga cukup besar, terutama untuk kota kota besar seperti jakarta, bandung, surabaya , medan dsb.

Jadi yang saya lakukan adalah, mengunjungi toko pempek langganan saya. mengajaknya kerjasama, dengan menjelaskan bahwa saya akan menjual pempek secara online.

Pemilik toko pempek pun setuju, maka saya langsung membuat website dan melakukan pemasaran online.
Ketika pesanan datang, yang saya lakukan adalah mencatatnya hingga tutup hari. Setelah saya konfirmasi semua pembayaran masuk, saya menelepon supplier saya (toko pempek langganan). Memesan pempek untuk besok dikirim ke alamat pelanggan.

Di contoh tersebut, modal uang yang saya keluarkan minim sekali , hanya website saja dan biaya pemasaran online awal.

  • Pesanan Masuk – Uang Masuk Juga Lebih Dulu.
  • Besoknya baru saya antar uang ke toko supplier.
  • Saya senang, Pemilik toko pempek pun senang.

Menjadi Mitra Bisnis Online adalah Peluang Bisnis yang menggiurkan.
Disamping modal yang kecil. Anda bisa menjalin kerjasama dengan banyak pemilik toko sekaligus.
Sehingga ada banyak produk yang bisa Anda jual.

Peluang ini masih sangat terbuka lebar, karena banyak pemilik toko offline, ukm, produsen, pengrajin, dan pemilik produk barang dan jasa yang belum mengenal Dunia Online.

Sebagai tambahan ide, berikut saya cantumkan data dari Survey Google (Januari 2014) untuk Barang Apa Saja yang Populer dibeli orang Indonesia secara online. Mungkin bisa menjadi inspirasi Anda.

riset-google-produk-populer-di-indonesia

 

Tahap 1 : Mempersiapkan Toko Online Anda

Di Tahap ini, persiapan saya bagi ke dalam 5 bagian, yaitu:

1. Persiapan Alat Komunikasi

Smartphone, No Cantik, Telp/SMS, PinBB, WhatsApp, Line, adalah alat komunikasi yang wajib disiapkan.
Saya masukkan dalam kategori ini juga adalah Google Account.

Saya pribadi biasanya membuat satu Google Account khusus untuk satu toko online. Karena Google Account ini nanti akan banyak gunanya.

Dari Google sendiri kita bisa membuat gmail, akun google analytics, google search console, youtube, blogger dan Google AdWords.

Kita juga bisa pakai Gmail untuk membuat akun Social Media seperti Facebook, Instagram, Twitter, LinkedIns, Pinterest.

Sebagai langkah antisipasi faktor keamanan, Anda bisa mengaktifkan fitur verifikasi 2 langkah dari Google. Ini untuk berjaga jaga saja dari serangan hack, phishing, atau orang iseng . Tutorial nya bisa dilihat disini.

2. Persiapan Packing dan Pengiriman

Jika Anda terlibat dalam proses pengiriman, maka penting untuk menyiapkan standarisasi packing, standarisasi berat, pilihan ekspedisi dan akses ke daftar ongkos kirim jika ada konsumen yang bertanya.

Beberapa produk memerlukan jasa pengiriman khusus, jadi penting untuk anda mempersiapkan hal ini sebelum memulai kegiatan pemasaran. Penting juga mengetahui berapa berat setiap produk yang Anda jual.

Beberapa Jasa Pengiriman yang umum digunakan seperti JNE, POS, Tiki, Wahana, Indah Cargo, Dakota dan lain lain..

3. Pesiapaan Online Marketing Kit

Tahap persiapan yang tak kalah pentingnya adalah mempersiapkan online marketing kit, terdiri atas:

  • Foto foto produk
  • Video produk
  • Brosur Digital
  • Copywriting/Sales Letter
  • Screenshot testimoni
  • Foto Bukti Kirim dan Packing

Beberapa pemula di bisnis online menganggap remeh hal ini, contoh foto dipersiapkan seadanya.

Padahal Foto adalah kesan pertama calon konsumen ke Bisnis Online Anda.

Foto yang kurang berkualitas akan menurunkan potensi traffic ke etalase online Anda, yang akhirnya Anda kehilangan konsumen.

Contoh:
Jika anda bermain di dunia fashion, akan sangat berbeda hasilnya jika anda menggunakan foto produk denga model dibandingkan hanya dengan manekin.

Jika produk anda di dunia kuliner, foto makanan yang di foto oleh seorang fotografer profesional akan mendatangkan traffic jauh lebih banyak dibandingkan hanya dari kamera biasa yang diambil asal asalan.

Bagaimana kalau Anda baru saja mulai usaha dan belum memiliki dana untuk ini?

Pelajari teknik fotografi produk. Gunakan pencahayaan yang mumpuni, atau HP dengan kualitas kamera cukup bagus.

Lakukan foto produk berulang hingga Anda mendapatkan hasil yang maksimal .

Anda juga dapat membuat Mini Studio sederhana dari bahan yang bisa Anda dapatkan disekitar Anda. Anda bisa mengikuti tutorialnya disini.

Online marketing kit lainnya seperti testimoni, bukti kirim, bukti packing, dapat kamu simpan untuk diupload di etalase atau alat komunikasi (HP). Jika nanti ada konsumen yang bertanya, kamu sudah siap dengan bahan jawabannya.

4. Mempersiapkan Etalase Online

Etalase adalah istilah yang saya suka untuk menyebutkan tempat dimana kita “memajang produk” kita hingga dilihat oleh calon konsumen. Makanya saya sebut saja etalase online.

Termasuk dalam etalase online ini adalah:

  • Website
  • Facebook fanspage
  • Instagram
  • Youtube
  • Lapak Kaskus
  • Lapak di Olx
  • Lapak di MarketPlace

Mari kita bahas satu persatu.

a. Website

Jika di dunia offline properti adalah investasi yang menguntungkan, maka di dunia online properti itu adalah website.

Domain adalah “tanah”nya. Website adalah “Bangunan”nya. Ini adalah Aset utama anda di dunia online.

Fanspage, Instagram, akun di tokopedia atau bukalapak, walaupun menghasilkan untuk Bisnis Anda nantinya, tetap perlu diingat bahwa propertinya bukan milik Anda.
Anda hanya menumpang dan memanfaatkannya.

Mungkin banyak mastah mastah atau trainer-trainer yang mengatakan anda bisa berjualan online tanpa perlu website. Ya itu memang benar.

Tapi saya termasuk orang yang menganut paham bahwa bisnis Anda harus memiliki website. Akan banyak keuntungan yang anda bisa dapatkan nantinya.

Apapun bisnis Anda, produk fisik, digital, jasa, memiliki domain yang representatif dan website adalah hal WAJIB.
Jika anda belum memiliki dana untuk membayar seorang pembuat website, maka sisihkanlah dari keuntungan penjualan Anda untuk membuat website sesegera mungkin.

Sebagai awalan, anda bisa menggunakan platform website yang populer digunakan saat ini, seperti wordpress. Selain akan memudahkan Anda dalam pengelolaannya, juga biaya membuat website dengan wordpress tidak terlalu mahal.

Sebagai gambaran perkiraan dana, biaya pembelian domain adalah sekitar Rp. 100.000 pertahun. Dan hosting untuk menyimpan file website bisa dimulai dari sekitar Rp. 500.000 setahun. Artinya biaya pokok pembuatan website adalah Rp. 600.000, selebihnya adalah jasa design dari pembuat website yang anda gunakan.

Anda bisa melihat tentang domain dan hosting yang saya rekomendasikan di Daftar Peralatan Online .

Beberapa platform website yang user friendly saat ini yaitu :
wordpress (paling populer)
blogspot
opencart
magento

Jika Anda mau belajar menginstal dan membuat CMS seperti wordpress itu adalah hal yang bagus.

Namun jika hal itu terlalu teknis untuk Anda, maka saran saya adalah anda atau tim anda harus menguasai cara mengoperasikan website wordpress. Percayakan pembuatan pada jasa website. Namun pengelolaan anda pegang sendiri.

Hal hal dasar seperti Mulai dari posting produk, upload gambar, menjawab komentar, posting artikel, mengelola user dan sebagainya.

Jangan khawatir, ada banyak tips, video tutorial, dan buku cetak yang bisa Anda beli terkait hal ini. Ini mudah kok, dan ini adalah skill yang Wajib dikuasai.

Website dengan Shopping Cart (keranjang belanja) atau Tidak?

Di berbagai kesempatan saya sharing di forum offline, banyak peserta menanyakan hal ini.

Jika produk anda sedikit dari segi jumlah dan variannya, maka anda tidak memerlukan shopping cart. Cukup cantumkan order form atau kontak ke customer service Anda dengan Jelas.

Jika anda hanya punya satu produk, ya berarti halaman home adalah langsung ke produk yang kamu jual .

Jika produk Anda banyak ragam dan variannya, misalnya jualan jilbab, dengan banyak model, ukuran dan banyak warna. Anda bisa mempertimbangkan menggunakan shopping cart.

Hal hal dasar yang harus diperhatikan dalam pembuatan website

1). Website Mobile Friendly adalah hal wajib saat ini

Data pengguna internet dari APJII menyebutkan bahwa saat ini jumlah pengguna internet yang mengakses dari smartphone lebih banyak dibandingkan dari laptop/PC. Ini sebabnya website Anda harus tampil baik di smartphone.

untuk melihat tampilan website Anda diberbagai device smartphone, Gunakan tool dari quirktools.com.

website mobile friendly untuk toko online anda

2). Kontak Customer Service Jelas terlihat, biasanya diletakkan dibagian atas.

Konsumen Indonesia sebagian besar ingin menjalin komunikasi dengan penjual. Makanya pastikan bahwa kontak Anda dapat jelas dan mudah ditemukan oleh konsumen.

3). Website Cepat Dibuka, tidak lama sewaktu loading.

Gunakan tool untuk mengukur kecepatan load website dari Google ini. Jika skor anda rendah, konsultasikan dengan pembuat website supaya web anda cepat loadingnya.

4). Jelas apa yang ditawarkan

Pastika ketika Pengunjung datang ke website Anda, dalam waktu tiga detik setelah website dibuka, pengunjung mengetahui apa yang Anda tawarkan.

5). Gunakan Foto yang Berkualitas Baik dan Ukuran File yang Kecil

Foto yang baik dapat meyakinkan konsumen Anda untuk melakukan pembelian.

Lebih banyak foto untuk satu produk lebih baik.
Anda dapat mengambil dari beberapa angle, dari jauh atau dari dekat (zoom).

Namun foto anda juga harus teroptimasi untuk website, bisa dilihat dari ukuran file size-nya. Banyak pemain toko online baru yang tidak menyadari bahwa foto yang diupload ke website-nya memiliki file size yang terlalu besar.

Hal ini akan menyebabkan website anda lambat dibuka, karena pengguna perlu mendownload file foto yang besar.
Usahakan ukuran file dalam puluhan kilobytes saja, atau maksimal 500kb. foto dengan lebar 1200pixel sudah dari cukup untuk disajikan di website.

Anda bisa menggunakan pengolah gambar seperti photoshop untuk mengatur hal ini. Karena Photoshop memiliki fitur Save As Web yang akan langsung mengoptimalkan ukuran file foto Anda.

save as web di photoshop untuk mengoptimalkan gambar
Jika anda memakai wordpress, dapat menggunakan plugin untuk mengoptimalkan ukuran foto/gambar seperti WP-smushit.

Sekali lagi saya sampaikan, jika bisnis online anda belum memiliki website saat ini, maka saya sarankan untuk segera direncanakan pembuatannya. Karena website adalah Aset Online Anda.

b. Facebook Fanpage

Facebook adalah properti besar kedua di internet saat ini disamping Google. Oleh karenanya memiliki etalase di Facebook juga keharusan untuk bisnis online Anda.

Untuk Bisnis, silahkan gunakan Fanpage .

Buat Fanpage, upload foto profil yang represntative, upload cover photo, dan isi semua deskripsi, kontak dan website di pengaturan fanpage.

Anda bisa mengikuti tutorial membuat fanpage untuk bisnis Anda di link berikut yang dibuat sahabat saya mas Fikry Fatullah Disini.

Beberapa hal penting di facebook fanpage yang perlu anda ketahui.

  • Set username sesuai nama bisnis anda.
    karena ini adalah alamat fanpage Anda. misal jadi facebook.com/tokoonlineanda. Disampingkan jadi identitas, juga memudahkan komunikasi ke calon konsumen
  • Satu Fanpage minimal 2 Admin FB
    untuk berjaga jaga, anda harus memiliki 2 akun fb sebagai admin fanpage Anda. Misal Adminnya adalah Anda dan Istri Anda. ini untuk jaga jaga misal salah satu akun di hack, atau hal lain sebagainya.
  • Taati aturan maen Facebook
    Facebook memiliki banyak aturan , misalnya dilarang posting konten menjijikkan, senjata, drugs dan lain sebagainya. Pastikan kamu membaca Facebook Page Guidelines disni.

c. Instagram

Sejah awal tahun 2015, sampai artikel ini dibuat pertengahan 2016. Instagram adalah social media yang oke punya untuk berjualan online.

Buatlah akun Instagram sesuai nama bisnis Anda , isi biodata, upload foto profil yang representative, Upload Foto produk dalam jumlah yang cukup banyak 30 – 50 foto di awal setelah anda membuat akun..

Instagram adalah social media gambar/foto. Maka penting untuk mengupload foto yang bagus.
Gambar yang bagus, pengguna instagram tertarik follow, like, comment, dan menghubungi Anda.

Ingat kuncinya adalah Foto yang BAGUSSS…

jika tidak bagus maka sebaiknya tidak usah diposting di Instagram.

d. Youtube

Saat ini pelaku toko online di Indonesia belum banyak yang memanfaatkan Youtube secara serius sebagai channel marketing onlinenya. Ini adalah kesempatan untuk menjadi yang terdepan.

Kecepatan internet yang semakin bagus dari tahun ke tahun membuat streaming video bukan masalah lagi bagi pengguna internet. Jadi Anda harus mulai membuat video tentang bisnis Anda.

Buat Channel Youtube untuk Bisnis Anda, Isi deskripsi, website dan kontak, lalu Upload video. Pelajari cara membuat Youtube Channel disini.

e. Kaskus.

Jika target market kamu secara demografi adalah para kaskusers, maka membuka lapak di kaskus adalah salah satu etalase yang direkomendasikan.

Kamu bisa masuk ke forum jual beli , buka lah lapakmu disana.
Atau jika kamu memiliki produk dan ingin menawarkan peluang keagenan ata reseller, kamu bisa ke forum penawaran kerjasama usaha disini.

f. Marketplace dan Classified Ads Website

Beda marketplace dan classified Ads Website terutama adalah di sistem pembayarannya.

Kalau marketplace, dana konsumen akan masuk ke rekening marketplace. kemudian akan dibayarkan ke Anda sebagai penjual setelah barang diterima oleh konsumen. Ada beberapa marketplace juga yang melarang mencantumkan kontak langsung ke Anda sebagai penjual.

Sedangkan Classified Ads adalah mirip iklan baris. Jadi pembeli kontak langsung ke Anda selaku penjual, transfer langsung ke rekening Anda.

Untuk Marketplace yang populer di Indonesia saat ini:
1. Bukalapak
2. Tokopedia
3. Blibli
4. Lazada
5. Elevania
6. Shopee

Untuk Classified Ads , Etalase online yang saya rekomendasikan adalah di OLX.

Buat-lah etalase di setiap website yang memungkinkan untuk produk Anda.

Website website besar seperti bukalapak atau olx, memiliki authority tinggi, ranking yang bagus di Google dan rutin dipromosikan oleh tim mereka.

Jadi bisa jadi Produkmu di iklankan oleh bukalapak, atau memiliki ranking seo yang bagus untuk halaman olx nya.

5. Mempersiapkan Tim Online Anda

Menyiapkan tim online bisnis anda sama pentingnya dengan teknik copywriting yang paling ampuh sekalipun.

Walaupun Anda baru saja mulai, ada baiknya Anda mendapatkan gambaran Tim Ideal dari sebuah bisnis online. Bisa jadi saat ini semua ini Anda sendiri yang melakukannya.

Namun setidaknya Anda memiliki gambaran kemana akan menata tim anda ketika bisnis online Anda mulai berkembang.

Di dunia jualan online, secara sederhana, Anda membutuhkan minimal 3 kategori posisi dibawah ini:

a. Frontliners , yaitu customer service yang bertugas menerima tanya jawab calon pembeli, closing pembeli, mengirim bukti resi, dan fungsi CRM ke konsumen.

b. Support Tim, terdiri dari tim digital marketing yang menjalankan iklan, seo, update content, serta Tim Packing dan Delivery jika anda adalah produsen sendiri.

c. Keuangan, bagian keuangan yang melakukan cek transfer masuk dari konsumen, serta mengurusi keuangan.
Sekali lagi mungkin saat ini semuanya posisi Anda rangkap sendiri. Tidak apa apa, tapi perlahan lahan seiring berkembangnya bisnis online Anda, sebaianya mulai dialihkan ke tim yang Anda bentuk.

Bangun Super Tim, Jangan Jadi Superman.

oke ini semua hal yang harus kita persiapkan sebelum mulai memasuki tahapan selanjutnya.

 

Tahap 2 : Mendatangkan Pengunjung

Oke jadi sekarang Anda sudah memiliki Etalase Online serta sudah memiliki alat komunikasi untuk berinteraksi dengan calon konsumen.

Tahap selanjutnya adalah bagaimana mendatangkan pengunjung ke Etalase yang sudah Anda buat. Saya suka menyebut tahap ini dengan nama tahap akuisisi.

Di dunia online, pengunjung ke etalase online kita biasa disebut Traffic.

Semakin besar traffic, semakin besar kemungkinan mendapatkan penjualan yang lebih banyak.
Traffic yang besar memang belum tentu penjualan juga besar.
Namun itu lebih bagus daripada Tidak ada Traffic, yang berarti jelas jelas tanpa penjualan.

Secara sedernaha Kita bagi 2 Jenis Traffic berdasarkan sifatnya, Free Traffic (tidak berbayar) dan Paid Traffic (berbayar).

 

1. Free Traffic

Free traffic adalah traffic yang datang dengan sendirinya karena keberadaan etalase online Anda. Tidak diperlukan biaya tambahan.

Yang termasuk dalam free traffic ini seperti SEO di Google Search, facebook wall, instagram post, traffic dari marketplace. Sebenarnya sebagian besar pekerjaan yang anda lakukan di tahap persiapan, akan anda lanjutkan di tahapan ini.

Kunci Mendapatkan Free Traffic adalah dengan membuat dan mendistribusikan konten di Etalase Online yang telah kamu miliki.

Sangat penting sekali membuat content yang menarik, original, dan berkualitas agar calon pengunjung tertarik dengan produk Anda.

Free Traffic ini memang tidak berbayar, namun untuk mendapatkan hasilnya diperlukan waktu lebih lama. Misalnya untuk pekerjaan SEO, anda memerlukan waktu berbulan bulan hingga website anda di top hasil pencarian Google.

Oleh karenanya penting bagi kita mempelajari semua jenis Traffic, supaya kita tidak bergantung atau men-“dewa“kan salah satu jenis Traffic.

a. Organic Traffic ke Website dengan Search Engine Optimisation (SEO)

Pengunjung ke website Anda bisa datang dari Pencarian di Google.

Katakanlah seorang anak mengetik “sepatu futsal yang bagus” , kemudian Google akan menampilkan hasil pencariannya. Website Anda muncul di halaman pencarian tersebut, anak tersebut mengklik link yang ditampilkan dan datang ke website Anda. Ini adalah contoh Free Traffic dari Search Engine.

contoh organic seo sepatu futsal yang bagus

Bagaimana Agar Website Anda memiliki banyak traffic dari SEO, kuncinya adalah di konten yang anda posting di website Anda.

Maka ada 2 hal yang harus Anda lakukan

1. Riset keyword terkait produk anda
2. Posting Artikel yang relevan dengan keyword tersebut.

Bahasan tentang Riset Keyword dan kegiatan SEO adalah bahasan yang menarik dan kompleks, namun untuk Anda yang baru memulai, kita akan sederhanakan dengan cara sbb:

1. Pikirkan dan Tulis, kira kira kemungkinan keyword (kata) apa yang diketikkan calon konsumen Anda di Google, jika ia membutuhkan produk Anda. Catat 5 hingga 10 keyword.

2. Gunakan Google Suggestion Result (penelusuran terkait) untuk memperkaya ide keyword yang telah anda tulis tadi.

Google Suggestion Result adalah keyword yang mirip dengan keyword yang kita cari dan banyak dicari oleh pengguna internet lainnya, yang disarankan oleh Google berdasarkan historical pencarian. Dengan kata lain, keyword terkait lainnya yang banyak pencarinya.

Anda bisa melihatnya dibagian bawah dari hasil pencarian google

contoh: untuk keyword ” sepatu futsal yang bagus”

contoh penelusuran terkait untuk seo

Kumpulkan semua keyword yang kamu anggap relevan dengan produk yang kamu jual.

3. Dengan semua keyword yang sudah kamu kumpulkan. Buatlah konten yang relevan. Postinglah di website Anda.

Bagaimana Konten yang bagus untuk website Anda, seberapa panjang, berapa kata?
Mungkin ini pertanyaan yang muncul di kepala Anda.

Saya akan cuba persingkat saja, konten yang bagus adalah konten yang menjawab pertanyaan yang diketikkan di keyword oleh pengguna internet.

Jika keywordnya sepatu futsal yang bagus tapi murah, maka buatlah konten misalnya dengan judul “7 Sepatu Futsal yang Bagus dengan Harga Murah di bawah 200.000 rupiah.”

Jika keywordnya “sepatu futsal specs” kamu bisa membuat konten terkait keyword tersebut, misalnya dengan judul “Sepatu Futsal Specs favorit pembeli kami di bulan ini”.

Paham ya..

b. Organic Traffic ke Social Media yang Anda Miliki

Facebook Fanpage dapat mengakomodir konten Tulisan, Gambar, Gambar Bergerak (gif) dan Video.
Ini adalah jenis konten yang bisa Anda buat dan distribusikan di Fanpage.

Anda bisa menggunakan tips sederhana dibawah ini untuk mendapatkan organic traffic dari Facebook:

  • Gunakan teknik Story Telling, buatlah konten yang bercerita.
    Facebook adalah social media, pengguna facebook akan lebih tertarik dengan cerita cerita terkait diri Anda atau Produk Anda. Tambahkan unsur personal di setiap konten yang Anda buat. Ini akan membuat interaksi anda dengan fans lebih hidup dan manusiawi.
  • Seimbangkan Konten Iklan dan Non Iklan
    Atur konten anda agar tidak dominan dengan konten iklan. Porsinya bisa 9 posting konten bermanfaat , satu kali posting konten iklan.
    Konten bermanfaat seperti tips, artikel, tutorial yang terkait dengan produk Anda. Misalnya jika anda berjualan sepatu futsal. Tentu tips seputar olahraga dan kesehatan akan menarik bagi fans Anda
  • Posting Konten di Waktu yang Banyak Pengguna FB Online
    Waktu posting yang ideal tergantung dari target audiens Anda. Namun umumnya,waktu di pagi hari sebelum jam 8, siang hari antara jam 11 – jam 1 siang, sore hari jam 5 – 7 sore dan malam hari jam 9 – 11 malam.
  • Gunakan Konten Video, karena konten video yang dapat autoplay di facebook, menarik perhatian pengguna FB. Video juga memiliki tingkat interaksi yang lebih baik di Facebook saat ini.

Salah satu fanpage yang saya suka adalah Fanpage Rumah Zakat. Anda bisa melihat dan mempelajari cara RZ mengisi konten mengelola fanpagenya

Salah satu contoh konten FP RumahZakat

contoh - posting konten rumah zakat

 

Untuk Instagram berbeda dengan Fanpage, karena lebih menonjolkan pada foto/gambar.
Tulisan dan video memang sudah bisa diposting namun durasinya masih dibatasi.

Berikut beberapa tips untuk Mendapatkan traffic organic dari instagram.

  • Rajin update foto yang bagus setiap hari, jangan lupa gunakan deskripsi foto yang memikat.
    Pastikan ketika orang melihat foto Anda, ia akan tergerak untuk like atau comment.
  • Jangan lupa menggunakan hashtag (#), karena pencarian di instagram berdasarkan hahtag. Hashtag yang relevan akan membuat pengguna instagram mudah menemukan produk yang anda tawarkan.
  • Bangun Interaksi dengan pengguna instagram lainnya.
    Upload konten saja tidak cukup, anda harus berinteraksi dengan pengguna instagram lainnya. Saling follow, saling like atau saling comment. Anda tidak akan memiliki banyak follower kecuali anda mulai mem-follow akun-akun lain.
    Segera balas pertanyaan jika ada di komentar atau di DM. ini akan menciptakan kesan bahwa toko online Anda memiliki respon cepat dan bisa dipercaya .
  • ifurnholic
    Contoh akun Instagram, foto produk yang bagus dan penggunaan hashtag. Sumber: Ifurnholic Instagram

c. Organic Traffic dari Marketplace & Classified Ads

Memposting produk di marketplace memiliki banyak keuntungan.

Pertama, kita bisa mendapatkan traffic organic dari Google, Karena website seperti tokopedia, bukalapak, atau OLX sudah memiliki authority yang tinggi dimata Google. Jadi rankingnya umumnya juga bagus.

Kedua, traffic dari pengunjung marketplace itu sendiri, yang melakukan pencarian di Search BOX didalam marketplace itu.

Nah untuk membuat etalase online Anda memiliki ranking yang bagus, pastikan Anda melakukan ini:

  • Posting dengan menggunakan Keyword di Judul Produk
    Misal anda menjual sepatu futsal adidas predator.
    Jangan membuat judul produk “adidas predator tipe 3123″
    tapi gunakan keywordnya juga ” Jual Sepatu Adidas Predaotr Tipe 3123″
  • Jangan Malas mengisi deskripsi produk. Isi dengan jelas, cukup panjang, dan menjelaskan dengan baik tentang produk.
  • Gunakan lebih dari satu gambar per produk, semakin banyak foto semakin baik, semakin jelas foto juga semakin baik.
  • Selalu update jumlah stok Anda, jika produk sudah habis segera turunkan dari etalase anda di marketplace.

Baik tokopedia, bukalapak, olx menempatkan Nama/Judul Produk sebagai elemen identitas produk yang Anda jual.

Contoh halaman tokopedia yang mendapatkan peringkat satu di SEO, untuk keyword jual sepatu futsal.

https://www.instagram.com/ifurnholic/

 

2. Paid Traffic

Paid traffic artinya Anda harus mengeluarkan biaya untuk mendatangkan traffic ke etalase online Anda.

Yang termasuk di kategori ini adalah: Google AdWords, Facebook Ads, Instagram Endorse, Paid Blog Post dan sebagainya..

Keunggulan dari Paid Traffic adalah Anda bisa menarget orang yang tepat yang benar benar membutuhkan produk Anda. Hasil juga bisa didapatkan dalam waktu yang singkat. Bisa jadi kamu beriklan di pagi hari, siang hari sudah mendapatkan penjualan.

Kuncinya adalah Test dan Ukur Selalu Iklan anda. Jika Hasil Iklan masih lebih besar dari biaya iklan, kamu bisa terus beriklan atau bahkan memperbesar anggaran iklannya. Jika hasilnya rugi, lakukan evaluasi dan cuba beriklan kembali.

Saat ini Google AdWords dan Facebook Ads adalah media beriklan paling besar dan populer untuk jualan online.

Ada banyak referensi belajar Google AdWords dan Facebook Ads. Ada banyak juga pelatihan, workshop, seminar, atau webinar tentang cara beriklan di kedua platfom ini.

Bagus sekali jika anda berminat mempelajarinya sendiri. Namun jika anda merasa terlalu teknis, anda bisa menggunakan Jasa Iklan AdWords atau Facebook yang ada. Percayakan kepada ahlinya, Anda bisa fokus membesarkan bisnis Anda.

Mulailah dengan budget tidak terlalu besar. Selalu lakukan pengukuran atas hasil iklan Anda.

* Di artikel ini saya tidak akan membahas lebih detail tentang Paid Traffic. Nantikan artikel selanjutnya yang akan membahas secara spesifik Google AdWords dan Facebook Ads.

 

Tahap 3 : Tahap Konversi dan Optimasi

Setelah pengunjung datang ke Etalase Online Anda.

Selanjutnya adalah bagaimana agar ia membeli dari Anda,

Lalu membeli dalam jumlah yang lebih banyak,

Lalu membeli lagi produk lain,

dan juga ikut mempromosikan produk Anda ke teman-temannya.

Inilah yang saya sebut tahap konversi dan optimasi .

Konversi artinya bagaimana mengubah calon pembeli menjadi pembeli jualan anda. Istilah nya biasanya adalah closing.

Sedangkan Optimasi adalah bagaimana kita merayu orang yang sudah menjadi konsumen kita, untuk membeli lebih banyak lagi dan lagi. Baik membeli produk yang sama, produk terkait atau pun produk sejenis.

Termasuk di Tahap Optimasi juga adalah bagaimana anda bisa membuat konsumen anda ikut mempromosikan produk anda tanpa mendapatkan komisi. Lebih jauh lagi, jika ada kabar miring tentang produk Anda, si konsumen ini adalah orang pertama yang melakukan pembelaan.

Di Ilmu Marketing, hal ini lah yang disebut consumer advocacy, level pencapaian paling tinggi.

Ini lah salah satu tujuan bisnis anda.

Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu kamu di Tahap ini:

 

1. Pelajari Teknik Closing di Saluran Komunikasi Bisnis Anda.

Konsumen Indonesia saat ini, walau sudah mulai banyak yang terbiasa dengan keranjang belanja (shopping cart), namun tetap ingin berkomunikasi dengan penjual.

Pertanyaan-pertanyaan dari konsumen seperti, stok ready sis? bahannya apa saja? harganya bisa ditawar ngga? kok mahal ya? dan lain sebagainya adalah bagian dari proses closing konsumen.

Dilayani dan dijawab dengan baik, belum tentu terjadi penjualan. Apalagi kalau anda tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan dari konsumen, tentu akan zonk besar sales nya.

Oleh karenanya, penting bagi Anda mempelajari bagaimana teknik closing ke konsumen. Baik itu di telp, sms, chat, bb atau email. Jadikan ini keahlian wajib yang harus Anda atau tim frontliners Anda miliki.

Ya. percuma saja kalau traffic website ribuan tapi closingnya ngga bagus. Traffik dikit, closing bagus, penjualan juga meroket.

Sebagai panduan untuk Anda, sahabat saya Kang Dewa Eka Prayoga sudah membuatkan ebook yang sangat bagus tentang Teknik Closing ini. Anda dapat mendownloadnya langsung di link berikut ini.

 

2. Tingkatkan Conversion Rate di Etalase Online

Jika anda sudah melakukan kegiatan seperti yang saya utarakan di bagian Tahap Persiapan dan Tahap Mendatangkan Traffic, mungkin saja sudah terjadi transaksi penjualan yang berasal dari etalase online Anda.

Fokus di tahap ini adalah bagaimana kita akan mengusahakan agar tingkat konversi semakin tinggi.

Contohnya: jika biasanya 1000 pengunjung, ada 10 pembeli (1%) . bagaimana caranya dengan jumlah pengunjung yang sama, tapi Anda mendapat 20 pembeli (2%).

Persentase inilah yang disebut conversion rate.

Untuk meningkatkan penjualan,tidak harus mendatangkan traffic lebih banyak, namun bisa dengan meningkatkan conversion rate. Ini adalah salah satu upaya yang WAJIB kita lakukan sebagai pebisnis online.

Beberapa Tips Sederhana dibawah ini bisa membantu Anda meningkatkan conversion rate di Etalase Online (website, fanpage, instagram, youtube, marketplace) yang kamu miliki.

a. Gunakan Foto Produk yang Berkualitas

Foto Produk adalah kunci utama untuk meningkatkan conversion rate di dunia online.

Foto yang enak dilihat, menarik, jelas, mendeskripsikan dengan baik produk yang dijual akan membuat tingkat konversi menjadi tinggi.

Usahakan lebih dari satu foto produk. Semakin banyak foto per produk juga semakin bagus. Ambil foto produk dari berbagai sudut (angle), juga bisa di zoom atau fokuskan ke bagian tertentu dari produk. Ini akan lebih meyakinkan konsumen untuk mentransfer uang ke rekening Anda.

Foto produk yang berkualitas, terkadang tidak memerlukan tambahan kata kata (deskripsi produk), sudah mampu meyakinkan konsumen.

Contoh salah satu produk yang saya sukai dari segi foto yang digunakan adalah Kripik Pisang Zanana Chips.

zanana kripik pisan - contoh foto untuk toko online

*Foto yang menarik dapat menggerakkan konsumen membeli (sumber foto: zananachips.com)

 

b. Deksripsi Produk yang Jelas dan Informatif

Kegunaan deskripsi produk adalah memberikan informasi yang jelas, lengkap, informatif untuk dibaca oleh konsumen. Deksripsi produk yang bagus dapat membuat konsumen meyakinkan dirinya sendiri bahwa produk yang Anda tawarkan adalah produk yang ia cari cari.

Banyak dari pemula di online store yang “malas” membuat deskripsi produk. Padahal ini penting untuk meningkatkan conversion rate di etalase online Anda.

Seberapa panjang deksripsi produk diperlukan?

ya tentu tergantung produk apa yang Anda tawarkan.

Tipsnya, deksripsi produk yang bagus adalah yang mampu menjawab semua pertanyaan tentang produk itu. Setelah membacanya, konsumen tidak ada lagi hal yang ingin ditanyakan di benaknya.

Jika anda menulis deskripsi produk yang panjang, buatkan satu paragraf resume yang anda letakkan di bagian paling atas. Jelaskan produk apa, fungsinya apa, keunggulannya apa. Sisanya, baru anda jelaskan dibagian bawah deskripsi secara lebih detil.

c. Persingkat Keranjang Belanja atau Form Order

JIka anda menggunakan website dengan sistem keranjang belanja. Usahakan proses order dari konsumen klik tombol add to cart hingga selesai pembayaran tidak terlalu panjang.

Semakin pendek semakin bagus. 3 sampai 4 tahapan adalah jumlah yang disarankan. Semakin panjang prosesnya, semakin besar kemungkinan konsumen tidak menyelesaikan shopping cartnya.

persingkat proses order di website

Jika Anda menggunakan Order Form, sedikitkan jumlah data yang harus diisi oleh konsumen. Hanya minta data data yang penting untuk order dan pengiriman. Data Nama, Alamat, No HP, jumlah dan detail pesanan, itu saja sudah cukup .

d. Cantumkan Kontak (No telp, pin bb, WA, live chat) di tempat yang mudah diliat konsumen

Permudah akses konsumen untuk menghubungi Anda, pastikan bahwa konsumen dapat dengan cepat menemukan kontak no telpon Anda.

Cantumkan juga alamat lengkap toko/kantor Anda. ini akan meningkatkan keyakinan pembeli bahwa Anda mengelola toko Anda secara serius, bukan penipuan.

ok, itu dia tips sederhana untuk meningkatkan conversion rate toko online Anda.

 

3. Lakukan Upsell/Cross-sell

Up-Sell maknanya membuat pembeli anda melakukan pembelian lebih banyak lagi, dan lagi.

Contohnya jika Anda menjual Jilbab, konsumen awalnya hanya ingin membeli satu jilbab. Anda bisa melakukan UpSell agar ia membeli 2 jilbab lagi, dengan cara menawarkan bahwa ongkos kirimnya tetap sama, masih dihitung 1kg. Sayang kalau kirim cuma 1 Jilbab, ongkos kirim juga 1kg.

Cross-Sell artinya anda menawarkan konsumen dengan produk lain yang berkaitan dengan produk yang ia beli.

Contohnya; jika ada konsumen yang membeli Jilbab, anda bisa melakukan cross-sell dengan menawarkan dalaman jilbab, bross jilbab, gantungan jilbab dan lain lain.

Teknik Upsell dan CrossSell bisa dilakukan lewat berbagai saluran komunikasi, chat, email, dan bahkan juga bisa dilakukan otomatis di website Anda.

Contoh nya dilakukan oleh Amazon.com. Lihat gambar dibawah ini.

contoh amazon upsell dan cross-sell

Di setiap halaman produk, dibagian bawah, website Amazon.com selalu menampilkan barang barang terkait.

Pilihan kata yang digunakan pun sangat manis, Frequently Bought Together, dan Customer Who Bought This Item Also Bought.

Ini membuat konsumen, selain membeli produk utama, juga membeli produk yang disarankan tersebut.

 

4. Bangun List Konsumen Anda(building list)

Database pelanggan adalah hal utama yang harus Anda jaga. Selain terus dicatat, juga harus dikelola dengan bijak.
Anda bisa mendapatkan penjualan kembali dari pelanggan lama Anda.

Jika kamu menggunakan Smartphone, data pelanggan seperti PIN BB, No HP, WA, adalah harta karun untuk bisnis kamu. Pastikan kamu memiliki pencatatanya.

Pelajari juga teknik list building dengan email marketing. Sehingga Anda bisa terus membangun relasi ke pelanggan Anda.

 

5. Kontes/lomba

Anda bisa membuat lomba atau kontes sederhana yang berhadiah murah meriah ke konsumen Anda. Misalnya lomba upload foto memakai produk yang Anda jual.

Berbagai kontes dengan hadiah kaos, pulsa, gelas mug, topi dan hadiah hadiah lain yang harganya murah murah saja.

 

6. Broadcast

Broadcast disini bisa dilakukan dengan mengirimkan informasi ke Database konsumen anda, baik lewat email, sms, pin bb, atau whatsapp.

Yang umum dilakukan di kalangan penjual online adalah broadcast message di Blackberry.

Jika anda membangun list email konsumen Anda, anda bisa juga melakukan broadcast di email list.

WhatsApp juga memiliki fitur broadcast, anda juga dapat menggunakannya.

Walaupun banyak orang tidak suka dengan broadcast, itu lebih karena freukensi nya yang terlalu sering.

Pastikan bahwa anda tidak terlalu sering mengirimkan broadcast iklan ke database konsumen Anda.
Perbanyak konten-konten informatif , sehingga terbangun hubungan dengan konsumen Anda.

 

ok itu dia hal hal yang bisa kamu lakukan di tahap konversi dan optimasi

BONUS – 5 Langkah untuk Meningkatkan Profit Penjualan Anda.

Sebagai penutup saya mengutip rumusan 5 Ways to Grows Your Profit yang terkenal dari Brad Sugar, dengan sedikit tambahan penyesuaian ke Bisnis Online.

Menurut Brad Sugar, ada 5 hal yang harus diperhatikan untuk meningkatkan keuntungan dari bisnis Anda. Dengan hanya menaikkan 10% dari kelima hal ini, Anda bisa menaikkan total keuntungan hingga mencapai 60%.

Apa saja kelima hal tersebut.

1. Leads

Di bisnis online kita anggap leads adalah pengunjung dari etalase online Anda yang melakukan kontak ke Frontliners atau memasukkan barang ke keranjang belanja. Jadi leads adalah pengunjung yang telah menunjukkan ketertartikannya kepada produk yang Anda Jual .

2. Conversion Rate

Conversion rate adalah persentase dari leads yang berubah menjadi konsumen. 1000 leads menjadi 100 konsumen berarti conversion rate 10%.

3. Average Number Transaction

adalah jumlah rata rata transaksi yang dilakukan oleh konsumen selama periode tertentu. misalnya dalam satu bulan, rata rata konsumen produk anda berbelanja ke Toko Online Anda adalah 1 kali.

4. Average Value Transaction

adalah rata rata nilai penjualan per konsumen selama periode tertentu. Misalnya satu bulan, rata rata rupiah yang dikeluarkan oleh pembeli produk Anda adalah 100.000 rupiah.

5. Profit Margin

Persentase keuntungan dari setiap penjualan yang anda lakukan. misalnya harga produk Anda 100.000, keuntungan per produk anda adalah 40.000. jadi Profit Margin anda adalah 40%.

Lihat Tabel dibawah ini untuk mempermudah pemahaman Anda.

5 langkah meningkatkan keuntungan bisnis

5 Hal yang dijelaskan saya beri tanda warna merah.

Nah untuk meningkatkan profit bisnis Anda, fokus pada kelima item saja.

Katakanlah kita berupaya menaikkan hanya 10% dari kelima item tersebut.

Jumlah leads kita naikkan 10%, begitu juga dengan conversion rate, number transaction, value transaction, dan profit margin.

Maka Hasilnya adalah seperti Gambar dibawah ini .

5 langkah meningkatkan keuntungan bisnis-2

Dengan hanya menaikkan 10% dari lima elemen,
maka kita bisa mendapatkan kenaikan hingga 61% di profit. Wow bukan….

Nah relevansinya dengan dunia bisnis online, LEAD adalah bagaimana Anda mendatangkan lebih banyak pengunjung ke etalase online Anda. Baik dengan Free Traffic dan atau Paid Traffic.

Conversion Rate bisa Anda tingkatkan dengan teknik closing yang lebih baek dari frontliners Anda.

Number Transaction dan Value Transaction juga bisa anda tingkatkan dengan program seperti UpSell dan Cross-Sell.

Mudah dipahami bukan?

Contoh diatas adalah perhitungan sederhana saja, agar Anda dapat lebih mengetahui hal mana yang harus anda perbaiki atau tingkatkan agar bisnis anda meraih keuntungan maksimal.

Jadi sekarang anda sudah mengetahui, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik untuk penjualan Anda, tidak semata mata hanya meningkatkan traffic ke website atau etalase online Anda. Ada beberapa elemen lain yang juga memegang peranan penting yang juga bisa Anda tingkatkan.

Akhirnya saya ucapkan, Selamat berjualan online. Sukses Selalu.

 

"Dapatkan Cerita Terbaru dari Petualangan Online Marketing Saya, Langsung ke Email Anda!"

Gabung Juga di Komunitas TombolF5.com di Facebook dan Telegram:

Beri Komentarmu Disini

Sudah Ada 16 Komentar

  1. Sumirat says:

    Bermanfaat sekali mas 🙂

    Terimakasih

  2. Komarudin says:

    Terimakasih banyak pak Fico Maulana, sgt bagus&membantu&insya Alloh, bermanfaat

  3. mediatell says:

    maksih mas, sangat membantu

  4. Indera suwisto says:

    Luar biasa materi nya .. mudah dicerna dan dipahami .. sangat memberikan percerahan utk CCDO .. bagi saya fomula .. thank pak Fico ..
    Me
    Indera Suwisto

  5. rifki says:

    lengkap banget penjelasannya, thanks mas fico ….

  6. owner says:

    lengkap sekali pembahasan nya

  7. falasik says:

    Luar biasa Mas tulisannya, Benar2 bermanfaat. Semoga berkah Ilmunya.

  8. Boelin says:

    sangat mencerahkan pak.. semoga blognya terus diupdate . bakal sering mampir ke sini

  9. palupi says:

    matursuwun mas fico, terimakasih banyak.
    waktu kedepan akan saya praktekan.
    sekali lagi terimakasi.
    palupi

  10. Dimas Pribadi says:

    Artikel yang LUAR BIASA Om Fico,
    Semoga terus konsisten sampai jadi blog authority
    Amiiin

    Salam

  11. pinjaman says:

    terimakasih banyak informasi dan juga artikelnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *